This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 07 April 2011

SUKU BANGSA DI INDONESIA

Halaman ini merupakan daftar suku bangsa yang hidup di Indonesia, diikuti dengan nama wilayah yang dijadikan tempat tinggal mayoritas suku masing-masing. Daftar berikut ini diurutkan berdasarkan nama suku, bukan nama wilayah:

A
 Suku Aceh di Aceh: kabupaten Aceh Besar
 Suku Alas di kabupaten Aceh Tenggara
 Suku Alor di NTT: kabupaten Alor
 Suku Ambon di kota Ambon
 Suku Ampana di Sulawesi Tengah
 Suku Anak Dalam di Jambi
 Suku Aneuk Jamee di kabupaten Aceh Selatan, Kabupaten Aceh Barat Daya
 Suku Arab-Indonesia
 Suku Aru di Maluku: Kepulauan Aru
 Suku Asmat di Papua
 Suku Abung di Lampung
B
 Suku Bali di Bali terdiri :
 Suku Bali Majapahit di sebagian besar Pulau Bali
 Suku Bali Aga di Karangasem dan Kintamani
 Suku Balantak di Sulawesi Tengah
 Suku Banggai di Sulawesi Tengah: Kabupaten Banggai Kepulauan
 Suku Baduy di Banten
 Suku Bajau di Kalimantan Timur
 Suku Bangka di Bangka Belitung
 Suku Banjar di Kalimantan Selatan
 Suku Batak di Sumatera Utara terdiri :
 Suku Karo di kabupaten Karo
 Suku Mandailing di kabupaten Mandailing Natal
 Suku Angkola di kabupaten Tapanuli Selatan
 Suku Toba di kabupaten Toba Samosir
 Suku Pakpak di kabupaten Pakpak Bharat
 Suku Simalungun di kabupaten Simalungun
 Suku Batin di Jambi
 Suku Bawean di Jawa Timur: Gresik
 Suku Belitung di Bangka Belitung
 Suku Bentong di Sulawesi Selatan
 Suku Berau di Kalimantan Timur: kabupaten Berau
 Suku Betawi di Jakarta
 Suku Bima NTB: kota Bima
 Suku Boti di kabupaten Timor Tengah Selatan
 Suku Bolang Mongondow di Sulawesi Utara: Kabupaten Bolaang Mongondow
 Suku Bugis di Sulawesi Selatan
 Orang Bugis Pagatan di Kalimantan Selatan, Kusan Hilir, Tanah Bumbu
 Suku Bungku di Sulawesi Tengah: Kabupaten Morowali
 Suku Buru di Maluku: Kabupaten Buru
 Suku Buol di Sulawesi Tengah: Kabupaten Buol
 Suku Buton di Sulawesi Tenggara: Kabupaten Buton dan Kota Bau-Bau
 Suku Bonai di Riau: Kabupaten Rokan Hilir
D
 Suku Damal di Mimika
 Suku Dampeles di Sulawesi Tengah
 Suku Dani di Papua: Lembah Baliem
 Suku Dairi di Sumatera Utara
 Suku Dayak terdiri :
 Suku Banyadu di Kalimantan Barat
 Suku Bakati di Kalimantan Barat
 Suku Punan di Kalimantan Tengah
 Suku Kanayatn di Kalimantan Barat
 Suku Iban di Kalimantan Barat
 Suku Mualang di Kalimantan Barat: Sekadau, Sintang
 Suku Bidayuh di Kalimantan Barat: Sanggau
 Suku Mali di Kalimantan Barat
 Suku Seberuang di Kalimantan Barat: Sintang
 Suku Sekujam di Kalimantan Barat: Sintang
 Suku Sekubang di Kalimantan Barat: Sintang
 Suku Ketungau di Kalimantan Barat
 Suku Desa di Kalimantan Barat
 Suku Kantuk di Kalimantan Barat
 Suku Ot Danum atau Dohoi di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat
 Suku Limbai di Kalimantan Barat
 Suku Kebahan di Kalimantan Barat
 Suku Pawan di Kalimantan Barat
 Suku Tebidah di Kalimantan Barat
 Suku Bakumpai di Kalimantan Selatan Barito Kuala
 Orang Barangas di Kalimantan Selatan Barito Kuala
 Suku Bukit di Kalimantan Selatan
 Orang Dayak Pitap di Tebing Tinggi, Balangan, Kalsel
 Suku Dayak Hulu Banyu di Kalimantan Selatan
 Suku Dayak Balangan di Kalimantan Selatan
 Suku Dusun Deyah di Kalimantan Selatan: Tabalong
 Suku Ngaju di Kalimantan Tengah: Kabupaten Kapuas
 Suku Siang Murung di Kalimantan Tengah: Murung Raya
 Suku Bara Dia di Kalimantan Tengah: Barito Selatan
 Suku Ot Danum di Kalimantan Tengah
 Suku Lawangan di Kalimantan Tengah
 Suku Dayak Bawo di Kalimantan Tengah: Barito Selatan
 Suku Tunjung, Kutai Barat, rumpun Ot Danum
 Suku Benuaq, Kutai Barat, rumpun Ot Danum
 Suku Bentian, Kutai Barat, rumpun Ot Danum
 Suku Bukat, Kutai Barat
 Suku Busang, Kutai Barat
 Suku Ohong, Kutai Barat
 Suku Kayan, Kutai Barat, rumpun Apo Kayan
 Suku Bahau, Kutai Barat, rumpun Apo Kayan
 Suku Penihing, Kutai Barat, rumpun Punan
 Suku Punan, Kutai Barat, rumpun Punan
 Suku Modang, Kutai Timur, rumpun Punan
 Suku Basap, Bontang-Kutai Timur
 Suku Ahe di Kabupaten Berau
 Suku Tagol, Malinau, rumpun Murut
 Suku Brusu, Malinau, rumpun Murut
 Suku Kenyah, Malinau, rumpun Apo Kayan
 Suku Lundayeh, Malinau
 Suku Pasir di Kalimantan Timur: Kabupaten Pasir
 Suku Dusun di Kalimantan Tengah
 Suku Maanyan di Kalimantan Tengah: Barito Timur
 Orang Maanyan Paju Sapuluh
 Orang Maanyan Paju Epat
 Orang Maanyan Dayu
 Orang Maanyan Paku
 Orang Maanyan Benua Lima Maanyan Paju Lima
 Orang Dayak Warukin di Tanta, Tabalong, Kalsel
 Suku Samihim, Pamukan Utara, Kotabaru, Kalsel
 Suku Dompu NTB: Kabupaten Dompu
 Suku Donggo, Bima
 Suku Donggala di Sulawesi Tengah
 Suku Duri Terletak di bagian utara Kabupaten Enrekang berbatasan dengan Kabupaten Tana Toraja, meliputi tiga kecamatan induk Anggeraja, Baraka, dan Alla di Sulawesi Selatan
E
 Suku Eropa-Indonesia (orang Indo atau peranakan Eropa-Indonesia)
F
 Suku Flores di NTT: Flores Timur
G
 Suku Gayo di Aceh: Gayo Lues Aceh Tengah Bener Meriah
 Suku Gorontalo di Gorontalo: Kota Gorontalo
 Suku Gumai di Sumatera Selatan: Lahat
I
 Suku India-Indonesia
J
 Suku Banten di Banten
 Suku Cirebon di Jawa Barat: Kota Cirebon
 Suku Jawa di Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta
 Suku Tengger di Jawa Timur
 Suku Osing di Jawa Timur: Banyuwangi
 Suku Samin di Jawa Tengah: Purwodadi
 Suku Jambi di Jambi: Kota Jambi
K
 Suku Kei di Maluku Tenggara: Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual
 Suku Kaili di Sulawesi Tengah: Kota Palu
 Suku Kaur di Bengkulu: Kabupaten Kaur
 Suku Kayu Agung di Sumatera Selatan
 Suku Kerinci di Jambi: Kabupaten Kerinci
 Suku Komering di Sumatera Selatan: Kabupaten Ogan Komering Ilir, Baturaja
 Suku Konjo Pegunungan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan
 Suku Konjo Pesisir, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan
 Suku Kubu di Jambi dan Sumatera Selatan
 Suku Kulawi di Sulawesi Tengah
 Suku Kutai di Kalimantan Timur: Kutai Kartanegara
 Suku Kluet di Aceh: Aceh Selatan
 Suku Krui di Lampung
L
 Suku Laut, Kepulauan Riau
 Suku Lampung di Lampung
 Suku Lematang di Sumatera Selatan
 Suku Lembak, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu
 Suku Lintang, Sumatera Selatan
 Suku Lom, Bangka Belitung
 Suku Lore, Sulawesi Tengah
 Suku Lubu, daerah perbatasan antara Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Sumatera Barat
M
 Suku Madura di Jawa Timur
 Suku Makassar di Sulawesi Selatan: Kabupaten Gowa, Kabupaten Takalar, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Bulukumba (sebagian), Kabupaten Sinjai (bagian perbatasan Kab Gowa)Kabupaten Maros (sebagian) Kabupaten Pangkep (sebagian)Kota Makassar
 Suku Mamasa (Toraja Barat) di Sulawesi Barat: Kabupaten Mamasa
 Suku Mandar Sulawesi Barat: Polewali Mandar
 Suku Melayu
 Suku Melayu Riau di Riau
 Suku Melayu Tamiang di Aceh: Aceh Tamiang
 Suku Mentawai di Sumatera Barat: Kabupaten Kepulauan Mentawai
 Suku Minahasa di Sulawesi Utara: Kabupaten Minahasa terdiri 9 subetnik :
 Suku Babontehu
 Suku Bantik
 Suku Pasan Ratahan
 Suku Ponosakan
 Suku Tonsea
 Suku Tontemboan
 Suku Toulour
 Suku Tonsawang
 Suku Tombulu
 Suku Minangkabau, Sumatera Barat
 Suku Mori, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah
 Suku Muko-Muko di Bengkulu: Kabupaten Mukomuko
 Suku Muna di Sulawesi Tenggara: Kabupaten Muna
 Suku Muyu di Kabupaten Boven Digoel, Papua
 Suku Mekongga di Sulawes Tenggara: Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Kolaka Utara
N
 Suku Nias di Sumatera Utara: Kabupaten Nias, Nias Selatan
O
 Suku Osing di Banyuwangi Jawa Timur
 Suku Ogan di Sumatera Selatan
 Suku Ocu di Kabupaten Kampar, Riau
P
 Suku Papua/Irian
 Suku Asmat di Kabupaten Asmat
 Suku Biak di Kabupaten Biak Numfor
 Suku Dani, Lembah Baliem, Papua
 Suku Ekagi, daerah Paniai, Abepura, Papua
 Suku Amungme di Mimika
 Suku Bauzi, Mamberamo hilir, Papua utara
 Suku Arfak di Manokwari
 Suku Kamoro di Mimika
 Suku Palembang di Sumatera Selatan: Kota Palembang
 Suku Pamona di Sulawesi Tengah: Kabupaten Poso
 Suku Pasemah di Sumatera Selatan
 Suku Pesisi di Sumatera Utara: Tapanuli Tengah
 Suku Pasir di Kalimantan Timur: Kabupaten Pasir
R
 Suku Rawa, Rokan Hilir, Riau
 Suku Rejang di Bengkulu: Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Lebong, dan Kabupaten Rejang Lebong
 Suku Rote di NTT: Kabupaten Rote Ndao
 Suku Rongga di NTT Kabupaten Manggarai Timur
S
 Suku Saluan di Sulawesi Tengah
 Suku Sambas (Melayu Sambas) di Kalimantan Barat: Kabupaten Sambas
 Suku Sangir di Sulawesi Utara: Kepulauan Sangihe
 Suku Sasak di NTB, Lombok
 Suku Sekak Bangka
 Suku Sekayu di Sumatera Selatan
 Suku Semendo di Bengkulu, Sumatera Selatan: Muara Enim
 Suku Serawai di Bengkulu: Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Seluma
 Suku Simeulue di Aceh: Kabupaten Simeulue
 Suku Sigulai di Aceh: Kabupaten Simeulue bagian utara
 Suku Sumbawa Di NTB: Kabupaten Sumbawa
 Suku Sumba di NTT: Sumba Barat, Sumba Timur
 Suku Sunda di Jawa Barat
T
 Suku Talaud di Sulawesi Utara: Kepulauan Talaud
 Suku Talang Mamak di Riau: Indragiri Hulu
 Suku Tamiang di Aceh: Kabupaten Aceh Tamiang
 Suku Tengger di Jawa Timur Kabupaten Pasuruan dan Probolinggo lereng G. Bromo
 Suku Ternate di Maluku Utara: Kota Ternate
 Suku Tidore di Maluku Utara: Kota Tidore
 Suku Timor di NTT, Kota Kupang
 Suku Tionghoa-Indonesia
 Orang Cina Parit di Pelaihari, Tanah Laut, Kalsel
 Suku Tojo di Sulawesi Tengah: Kabupaten Tojo Una-Una
 Suku Toraja di Sulawesi Selatan: Tana Toraja
 Suku Tolaki di Sulawesi Tenggara: Kendari
 Suku Toli Toli di Sulawesi Tengah: Kabupaten Toli-Toli
 Suku Tomini di Sulawesi Tengah: Kabupaten Parigi Moutong
U
 Suku Una-una di Sulawesi Tengah: Kabupaten Tojo Una-Una
 Suku Ulu di Sumatera utara: mandailing natal
W
 Suku Wolio di Sulawesi Tenggara: Buton

Minggu, 03 April 2011

PANJANGKAN UMURMU

Peneliti telah menemukan rahasia untuk hidup sehat sekaligus berumur panjang. Resepnya adalah berlari. Ya, lari. Cara itu tidak muluk-muluk, tapi terbukti berhasil meningkatkan kesehatan dan memperpanjang umur. “Banyak manfaat yang diperoleh dari berlari,” kata Joann Manson, kepala pengobatan preventif di Rumah Sakit Brigham, Boston. Inilah 10 manfaat yang dapat Anda peroleh dari berlari seperti dikutip dari Runner’s World.
1. Melatih berpikir cepat
Karyawan-karyawan kantor di Inggris disurvei pada hari di mana mereka berlari dan tidak. Hasilnya, pada hari ketika mereka melakukan olahraga lari, atasan mereka di kantor mengatakan bahwa mereka hanya berbuat sedikit kesalahan, berkonsentrasi lebih baik, dan bekerja lebih produktif.

2. Membuat tidur lebih nyenyak
Dengan meluangkan waktu untuk berlari, pengidap insomnia berhasil ertidur pada menit ke-17. Sementara bila mereka tidak berlari, mereka baru bisa tidur sekurang-kurangnya pada menit ke-38. Pengidap insomnia ini juga tertidur sejam lebih lama jika mereka telah berlari.

3. Memperkuat tulang
Peneliti dari Universitas Missouri mengatakan, berlari terbukti memperkuat tulang secara lebih efektif ketimbang melakukan aktivitas aerobik lainnya. Sebelumnya, ia telah meneliti kepadatan tulang dari seorang atlet lari dan sepeda. Hasilnya, 63 persen pesepeda memiliki kepadatan tulang yang lebih rendah pada tulang punggung dan panggul mereka.

4. Menghindari disfungsi seksual
Pria yang membakar sekurang-kurangnya 3.000 kalori per minggu (setara dengan berlari lima jam dalam seminggu) relatif bebas dari masalah disfungsi seksual.

5. Menjaga ketajaman daya ingat
Sebuah studi di Jurnal Geriatri (ilmu kedokteran yang mempelaajari tentang orang tua) Amerika melaporkan bahwa wanita yang aktif layaknya remaja, mengurangi resiko mengidap demensia atau pikun di masa tuanya.

6. Mengurangi bersin
Berdasarkan sebuah studi di Swedia, mereka yang berlatih berlari setidaknya satu jam dalam sehari, terbukti berhasil mengurangi resiko terkena infeksi saluran pernafasan. Berlari meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh.

7. Mempermudah bernafas
Peneliti menyarankan sejumlah penderita asma untuk berlari secara rutin. Setelah tiga bulan, nafas mereka relatif bersih dan tidak berbunyi. Mereka pun dapat bernafas panjang, tidak pendek-pendek seperti umumnya penderita asma.

8. Membuat Anda berpikir panjang
Orang yang berlari lebih dari 35 mil per minggu, dapat berpikir lebih panjang dan bervisi, dibanding mereka yang berlari hanya 10 mil per minggu.

9. Menjaga tekanan darah
Orang yang berlari 10 mil per minggu, relatif bebas dari persoalan tekanan darah dan kolesterol, dibanding mereka yang berlari tidak sampai 3 mil dalam seminggu.

10. Membuat Anda berumur panjang
Sebanyak 22 hasil riset menunjukkan bahwa orang yang berlari 2,5 jam per minggu, relatif terhindar dari mati muda, dibanding mereka yang tidak berlari sama sekali.

AUTIS BISA DIKURANGI !

Oleh Famega Syavira Putri
"Risiko Autis Bisa Diminimalkan"
Autisme adalah gangguan neurologis yang memengaruhi fungsi normal otak manusia dalam melakukan interaksi sosial dan komunikasi. Menurut Autism Society of America, orang autis biasanya menunjukkan kesulitan berkomunikasi secara verbal dan nonverbal, serta sulit berinteraksi dan beraktivitas sosial. Autisme muncul sejak tiga tahun pertama kehidupan.
Tanggal 2 April diperingati sebagai Hari Kesadaran Autisme di seluruh dunia.Kampanye dilakukan di seluruh penjuru dunia, dengan acara resmi di setidaknya 23 negara. Untuk mengenal lebih dalam mengenai autisme, Famega Syavira Putri dari Yahoo! Indonesia mewawancarai Fernando Cortizo, doktor dan peneliti dari Monash University, Australia. Dr Fernando juga menjabat sebagai CEO Autism Management Institute di Korea dan Malaysia. Berikut ini kutipannya:
Y!: Apa yang menyebabkan autisme?
Autisme bisa disebabkan tiga hal, yaitu faktor genetis, kromosom dan lingkungan yang memengaruhi anak mulai dari kandungan hingga setelah lahir. Faktor genetis tak dapat diubah. Hingga saat ini peneliti masih melakukan percobaan modifikasi genetis tapi belum membuahkan hasil.
Sedangkan penyebab yang berasal dari lingkungan bisa diminimalkan. Hasil penelitian kami menunjukkan, pada tubuh anak autis ditemukan logam berat yang jumlahnya bisa 100 kali lipat dari ambang batas normal.
Tubuh manusia dirancang untuk menyaring kelebihan logam berat dan mengeluarkannya dari dalam tubuh. Tetapi sistem tubuh orang autis rupanya tak dapat mengeluarkan logam berat dan malah menyesuaikan dengan kelebihan tersebut.
Bahkan saat lahir, bayi sudah punya kandungan logam berat yang berasal dari ibunya. Logam tersebut bisa bertambah karena paparan bahan-bahan yang ada di alam, misalnya makanan. Ikan yang mengandung banyak merkuri, contohnya. Selain itu, ada juga pencemaran aluminium yang berasal dari peralatan masak, sedangkan kadar timbal dan logam berat lain bisa masuk ke dalam tubuh karena pencemaran udara. Mainan anak-anak juga bisa menjadi tak aman karena bisa mengandung logam.
Salah satu tindakan yang biasanya memberatkan tingkat autisme adalah vaksinasi. Kami sering menjumpai kasus anak-anak yang mulai menunjukkan gejala autisme setelah diimunisasi. Rupanya ada beberapa vaksin yang masih mengandung logam berat. Vaksinasi kemudian menjadi pemicu gejala autisme pada anak karena tingkat logam berat yang meningkat drastis, melebihi ambang batas yang bisa ditoleransi. Dalam hal ini anak laki-laki lebih rentan terpicu autisme akibat vaksinasi dibanding anak perempuan.
Y!: Bagaimana cara pencegahannya? Apakah vaksinasi tak perlu dilakukan?
Tak perlu ekstrem menghindari vaksinasi sebab bagaimana pun, vaksin tetap diperlukan untuk meningkatkan imunitas. Tapi sebagai pencegahan, jangan pernah melakukan vaksinasi secara bersamaan. Pastikan anak diimunisasi dengan vaksin yang bebas logam. Tiap habis vaksinasi, perhatikan apa ada perubahan tingkah laku anak. Jika ada, segera kontak dokter dan hentikan vaksinasi. Meski tak terjadi apa-apa, tunggulah tiga bulan untuk melakukan vaksinasi berikutnya. Beban berlebihan pada sistem anak akan merusak sistem imunnya.
Y!: Benarkah jumlah penderita autisme terus meningkat?
Dalam 20 tahun terakhir, jumlah yang tercatat memang semakin meningkat. Penyebabnya masih diteliti, karena bisa saja jumlahnya sebenarnya tidak meningkat. Angka itu bisa tampak lebih tinggi karena kesadaran akan autisme yang semakin maju -- kita bisa mengenali gejala yang sebelumnya tidak dianggap sebagai gejala autisme.
Saat ini di Indonesia rasio anak autis adalah 1: 250, artinya ada satu juta penderita autisme di Indonesia.
Y!: Ada berapa macam jenis autisme?
Spektrum autisme sangat bervariasi, mulai ringan sampai berat. Gejalanya berbeda setiap individu. Ada penderita yang tidak punya kemampuan mengekspresikan diri secara verbal, sulit berkoordinasi, ketidakmampuan belajar. Ada pula yang tidak mampu menciptakan ikatan dengan orang lain, sulit berintegrasi, tidak mempunyai kesadaran sosial dan lain-lain.
Meski demikian, beberapa anak autis punya keistimewaan dibanding anak-anak normal. Beberapa dari mereka punya IQ tinggi dan memiliki keterampilan khusus. Pasien saya ada yang pandai menembus password, ada yang bisa bicara beberapa bahasa padahal tak pernah belajar formal.
Y!: Apa saja terapi yang bisa dilakukan untuk autisme?
Terapi autisme yang baik tak hanya fokus pada penderita tapi juga lingkungan dan orang tuanya. Memiliki anak autis berarti komitmen panjang bagi orang tua yang harus selalu menanggung biaya hidup anaknya. Biasanya orang tua khawatir bagaimana anak ini bisa mandiri dan hidup tanpa tergantung orang lain, serta bisa memenuhi kebutuhannya sendiri.
Penyebab autisme dapat dilihat dari analisis DNA secara lengkap. Setelah pola spesifik ditemukan, bisa disusun apa yang menjadi penyebab dan bagaimana cara meminimalkannya. Terapi harus dilakukan secara spesifik dan berbeda antar individu.
Saya juga melakukan riset soal anti-penuaan. Saya menemukan bahwa banyak penderita autis yang menunjukkan gejala yang muncul pada orang yang menua. Contohnya kehilangan ingatan, alzheimer, tidak peduli dengan keberadaan orang lain. Maka kami melakukan riset untuk memodifikasi perawatan anti-penuaan untuk diberikan kepada anak autis. Untuk hasil terbaik, terapi harus dilakukan dengan modifikasi hormon, obat-obatan, menjaga asupan makanan dan bimbingan terapis.
Kami juga mengembangkan pemberian hormon oksitosin, yang biasa dikeluarkan secara alamiah oleh manusia saat sedang bercinta, kepada orang autis. Pemberian hormon ini ternyata efektif untuk meningkatkan kontak mereka dengan orang-orang terdekat. Misalnya, ada pasien yang tak mau mendekati ibunya. Setelah diberi hormon ini mereka mulai membuka kontak dan mulai mau disentuh dan dipeluk.
Y!: Haruskah memasukkan anak autis ke sekolah khusus?
Saya tidak akan menyarankan demikian. Terlebih jika itu berarti anak autis dicampur dengan penderita kelainan lain, misalnya down syndrome. Penderita autisme justru harus dibiasakan bergaul dengan anak-anak yang normal.
Y!: Dapatkah autisme disembuhkan?
Kami tidak memakai kata "sembuh". Tujuan terapi autisme adalah membuat penderita mampu mandiri dan memiliki tempat dalam kehidupan sosialnya. Mereka bisa sekolah, punya teman, belajar dan bisa maju. Komitmen untuk terapi ini memang jangka panjang, jika tak ingin dikatakan seumur hidup.
Dengan penanganan yang tepat, tidak mustahil penderita autisme bisa menjalani hidupnya dengan lebih baik daripada orang yang katanya "normal". Saya kenal beberapa penderita yang berhasil menjalani kehidupan normal, punya anak dan mampu menghidupi dirinya sendiri.
Y!: Jika disebabkan gen, apakah autisme akan menurun?
Tidak demikian. Jika orang autis memiliki anak, belum tentu anaknya itu akan menderita autisme juga. Apalagi penderita autisme malah sudah memiliki pemahaman lebih baik tentang autisme dibanding orang awam, jadi saya rasa tidak akan berakibat buruk.
Y!: Bagaimana cara mencegah risiko autisme?
Harus ada pemahaman mendalam dari orangtua untuk mengurangi risiko anak terkena autisme. Contohnya, waspada saat melakukan vaksinasi. Hati-hati dengan potensi logam berat di lingkungan sekitar. Jangan paparkan anak dengan logam berat yang bisa ada di mainan, alat masak dan makanan. Hindari makanan cepat saji, makanan berpengawet dan berpenyedap rasa.
Lingkungan tempat tinggal juga bisa menjadi penyebab. Jika memungkinkan, hindari tinggal di daerah yang tercemar logam berat seperti dekat pabrik atau daerah berpolusi tinggi. Ibu hamil harus hidup sehat dan mengonsumsi makanan bergizi, termasuk makanan yang mengandung Omega-3.
Meskipun autisme tak bisa dihindari, tingkatannya bisa diminimalkan dengan cara sederhana, yakni dengan menerapkan pola hidup sehat.

Rabu, 30 Maret 2011

JENIS - JENIS UANG

1. Uang Kartal
Zaman dahulu uangnya seperti apa ya?
Zaman dahulu uang terbuat dari kulit hewan, tembaga, perak, dan emas. Sekarang uang terbuat dari kertas. Kita sekarang mengenal uang logam dan uang kertas. Uang logam dan uang kertas dapat kita gunakan untuk berbelanja.
Ciri-ciri uang kertas adalah sebagai berikut:
a. berbentuk persegi panjang,
b. bertuliskan besarnya nilai uang,
c. di sudut ada gambar lambang negara Garuda Pancasila,
d. di bagian atas tertulis Bank Indonesia, dan
e. ada tanda tangan Gubernur Bank Indonesia.
f. terbuat dari kertas

Ciri-ciri uang logam adalah sebagai berikut:
a. berbentuk bundar,
b. sisi lingkaran timbul,
c. bertuliskan besarnya nilai uang,
d. bertuliskan tahun pembuatan, dan
e. bertuliskan Bank Indonesia.


Di manakah kamu biasany
a berbelanja? Ada yang suka berbelanja ditoko, kios, mal, atau pasar. Uang yang kita gunakan untuk belanja dinamakan uang kartal.
Pada saat ini orang kalau belanja tidak perlu membawa uang tunai. Sekarang ada Anjungan Tunai Mandiri, disingkat ATM. Jika kita menabung di bank, bank akan memberikan ATM. Dengan kartu ATM kita dapat mengambil uang tabungan. Ada juga yang jika berbelanja menggunakan kartu kredit. Kartu ini dapat digunakan pada toko-toko bertanda khusus.
2. Uang Giral
Uang giral itu apa ya?
Perusahaan besar dalam membeli barang
tidak menggunakan uang tunai. Mereka membayar melalui giro di bank. Mengapa
demikian? Perusahaan besar melakukan jual beli dalam jumlah besar. Bisa ratusan juta rupiah. Berapa lama kita harus menghitung uang sejumlah itu? Berapa banyak tempat yang kita bawa? Untuk menghemat waktu maka pembayaran dilakukan lewat giro. Pembayaran seperti ini menggunakan uang giral.

Kegunaan Uang
Untuk apa uang bagi kita? Kapan kita memerlukan uang? Uang berguna sebagai alat pembayaran yang sah. Kalau kita menginginkan barang atau layanan harus menggunakan uang. Kita juga bisa memanfaatkan uang untuk ditabung. Apa manfaat menabung? Jika kita menabung, uang yang kita miliki lamakelamaan menjadi bertambah banyak. Jika sewaktu-waktu memerlukan uang, kita tinggal mengambil saja.FILE PPT, KLIK DI SINI

Selasa, 22 Maret 2011

CONTOH DRAMA

Bacalah contoh naskah drama anak berikut ini!
Setelah mempelajari materi berikut ini, kamu diharapkan dapat menirukan dialog
dengan ekspresi yang tepat dari pembacaan naskah drama anak-anak.
Beberapa anak berada di atas panggung. Mereka mengelilingi
penjual makanan. Mereka adalah Tono, Didit, dan Ari. Mereka membicarakan pengalamannya pergi ke desa. Tibatiba seorang anak datang. Anak itu adalah siswa baru di sekolah mereka, pindahan dari sekolah lain.
Tono : (Sambil tangannya mengambil jajanan) Eh, Temanteman,aku kemarin pergi ke desa. Aduh, ternyata desa itu tenang sekali suasananya.
Ari : (Menghampiri Tono dan Didit) Ya, memang benar kata Tono. Desa itu keadaannya tenang, tidak bising seperti di kota.
Tono : Aku pikir, desa itu tidak mengenakkan karena keadannya sepi; tidak ada penerangan, tidak ada hiburan,dan tidak ada supermarket, tapi ternyata ....
Didit : Ternyata sebaliknya, ‘kan? Apa kamu tidak pernah melihat berita televisi atau membaca koran, Ton?
Ari : Iya ... di koran ‘kan sering disebutkan listrik masuk desa, televisi masuk desa, dan masih banyak lagi tentang kemajuan desa.
Di tengah-tengah percakapan itu, tiba-tiba datang seorang anak laki-laki sebaya dengan mereka.
Sigit : (Sambil membungkukkan badan) Selamat siang, Kak. Di mana ruang kepala sekolah?
Tono : (Berlagak sok) Cari saja sendiri!
Ari : (Agak jengkel) Hai ... Ton, jangan begitu! Dia tanya baik-baik, malah kamu jawab ketus.
Tono : Ah ... biar saja, memangnya aku pikirin?
Ari : (Sambil mengulurkan tangan kepada anak baru itu) Selamat siang, Dik. Kenalkan, saya Ari. Kamu siapa?
Sigit : (Sambil mengulurkan tangan juga) Saya Sigit. Saya datang dari desa. Saat ini desa saya hancur akibat gunung meletus. Saya tidak punya siapa-siapa. Saya mengungsi di daerah ini.
Tono : (Dengan wajah menyesal) Aku Didit. Keperluanmu ke sini untuk apa?
Sigit : Kalau boleh, aku akan belajar di sini sampai desaku pulih.
Didit : Kalau begitu, ayo kita menghadap kepala sekolah.
Tono : (Sambil menggandeng lengan Sigit) Ayo, kita ke ruang kepala sekolah!
Mereka berjalan bersama-sama ke ruang kepala sekolah.

Senin, 21 Maret 2011

SEJARAH UANG

Pada zaman dahulu, untuk memperoleh barang-barang kebutuhan, masyarakat melakukan kegiatan tukar-menukar barang atau barter. Hingga kini kegiatan barter masih berlaku dalam kehidupan suku-suku di pedalaman, khususnya di daerah yang terpencil. Cara tersebut memang kurang praktis. Seseorang yang memerlukan suatu barang harus membawa barang miliknya ke suatu tempat untuk ditukar dengan barang yang diinginkannya. Ditemukan alat atau barang tertentu sebagai alat tukar. Alat atau barang tersebut telah disepakati bersama. Alat tukar yang dipakai pada saat itu adalah emas, perak, tembaga, besi, mutiara, dan lain-lain. Alat tukar seperti itu disebut uang-barang. Maksud uang-barang adalah barang - barang berharga yang dapat berfungsi sebagai alat tukar. Sama halnya dengan uang yang berfungsi sebagai alat tukar.
Sejak zaman kerajaan dahulu, nenek moyang kita sudah menciptakan mata uang. Hal ini dapat dibuktikan dengan ditemukan uang kuno dari hasil penggalian benda-benda purbakala di berbagai tempat. Dengan diciptakannya uang sebagai alat tukar, maka orang makin mudah untuk mendapatkan barang yang diinginkan. Keberadaan uang telah menjadikan kegiatan jual beli berlangsung lebih praktis. Uang mudah disimpan dan dibawa. Dengan uang, mahal atau murahnya suatu barang juga mudah dinilai atau diukur.
MATERI DALAM PPT, KLIK DI SINI

Minggu, 13 Maret 2011

GERAK BENDA

Gerak Benda, Hampir setiap saat kita menjumpai benda yang bergerak. Gerakan itu menandai terjadinya suatu perubahan. Setiap hari makhluk hidup selalu menggerakkan anggota tubuhnya. Kita berjalan ke sekolah, hewan berlari menghindari bahaya, dan tumbuhan pun bergerak juga.Nah sekarang, coba gerakkan jarimu dari ujung meja ke ujung meja yang lain! atau kamu berjalan ke pintu.
Benda tak hidup juga bergerak. Contohnya air, dia mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Tahukah kamu bahwa awan dan bumi juga selalu bergerak?Jadi, apakah yang dimaksud dengan gerak? Mengapa benda dapat bergerak?Benda dapat bergerak karena ditarik atau didorong. Gerak benda dipengaruhi oleh ukuran benda, bentuk permukaan benda, dan kehalusan permukaan benda. Cara Benda Bergerak seperti yang kita tahu, benda padat, cair dan gas dapat bergerak. Tapi karena sifatnya berbeda, cara bergerak ketiga benda itu juga berbeda. Benda yang wujudnya sama juga dapat mengalami perbedaan gerak. Coba perhatikan, apakah sama gerak kelereng dengan pensilmu ketika diletakkan pada papan miring?

Gerak Benda Padat
Bagaimanakah gerak roda gerobak setelah didorong?Gerak yang terjadi pada roda gerobak disebut menggelinding. Apakah benda yang lain juga dapat bergerak selain itu? Untuk memahami
gerak benda yang lain, coba kamu lakukan kegiatan berikut ini
Dari kegiatan di samping,kita jadi tahu bahwa gerak kelereng dan pensil disebut menggelinding. Sedangkan balok kayu itu bergerak dengan cara meluncur. Selama meluncur, bagian balok kayu yang menyentuh papan tidak berubah.
a. Menggelinding
Menggelinding merupakan gerak yang dilakukan oleh benda yang berbentuk bulat atau lingkaran. Contohnya gerak roda mobil dan sepeda pada saat berjalan. Selama bergerak, permukaan roda yang mengentuh tanah (landasan) selalu berubah.
b. Berputar
Gerak berputar mirip dengan menggelinding, te
tapi benda tidak mengalami perpindahan. Gerak berputar biasanya mempunyai poros dan lintasan geraknya berbentuk lingkaran. Misalnya gerak jarum jam dan baling-baling helikopter.
c. Jatuh
Jatuh adalah gerak benda dari atas ke bawah. Contohnya buah durian yang jatuh karena lepas dari tangkainya. Gerak jatuh disebabkan adanya gaya tarik bumi (gravitasi) yang menyebabkan
semua benda jatuh ke bawah.
d. Memantul
Memantul adalah gerak benda setelah terjadi tumbukan. Contohnya adalah gerak bola bekel. Mula-mula bola bekel jatuh dari atas ke bawah. Setelah menumbuk lantai, arah gerak bola bekel berubah, yaitu dari bawah ke atas. Namun setelah mencapai ketinggian tertentu, bola bekel akan jatuh lagi ke bawah, kemudian memantul lagi. Hal itu akan terus berlangsung sampai akhirnya bola bekel berhenti.Contoh lainnya pada permainan bola basket.

Gerak Benda C
air
Benda yang hanyut di sungai dikatakan bergerak. Boleh dibilang, gerakan benda itu disebabkan oleh gerakan air sungai. Arah gerakan air selalu dari tempat yang tinggi menuju ke tempat yang lebih rendah. Gerakan yang dilakukan oleh zat cair disebut mengalir.
Gerak mengalir juga dapat kamu amati pada saat kamu menuangkan air ke dalam gelas atau pada saat petugas pom bensin memasukkan bensin ke dalam tangki.
Cobalah perhatikan bak penampungan air di rumahmu. Bak itu diletakkan di tempat yang tinggi agar air dalam bak dapat mengalir dengan mudah. Aliran air hujan pun jatuh dari tempat yang tinggi. Air sungai mengalir dari daerah pegunungan menuju ke tempat yang lebih rendah. Akhirnya, air sungai masuk ke laut. Karena itu, laut merupakan tempat yang paling rendah di permukaan bumi.
Selain zat cair, gerak mengalir juga dialami oleh gas. Contohnya kompor gas. Bahan bakar kompor gas berasal dari gas yang ada di dalam tabung. Ketika digunakan, bahan bakar dalam tabung mengalir ke dalam kompor gas dan diubah menjadi energi panas, sehingga kompor dapat menyala. Jika gasnya habis, kompor tidak dapat dinyalakan. Berarti, aliran gas dari tabung ke kompor berhenti.

Hal-hal yang Memengaruhi Gerak Benda
Di awal, kamu sudah mencoba melakukan perbandingan gerak benda. Tahanlah kelereng dan balok kayu pada papan miring dengan kedua tanganmu. Kemudian lepas keduanya secara bersamaan. Kelereng akan menggelinding dan balok kayu akan meluncur. Manakah yang lebih cepat?
Tentu saja, kelereng lebih cepat menyentuh lantai. Kenapa itu bisa terjadi? Karena perbedaan besar gesekan antara benda dan papan. Gesekan antara kelereng dan papan lebih kecil daripada gesekan antara balok kayu dan papan. Hal itu karena bagian kelereng yang menyentuh papan lebih sempit daripada bagian balok kayu y
ang menyentuh papan. Akibatnya, gerakan kelereng lebih cepat dari balok kayu. Jadi, gerak benda dipengaruhi oleh bentuknya.
Bola berisi angin berbentuk bulat, sedangkan bola kempes berbentuk penyok. Jika kamu dorong dengan tenaga yang sama, bola yang berisi angin akan bergerak lebih jauh dari bola yang kempes. Itulah mengapa menaiki sepeda yang bannya kempes terasa lebih berat daripada sepeda yang bannya berisi angin. Untuk lebih memahami hal-hal yang memengaruhi gerak benda, coba kamu lakukan kegiatan berikut ini.Berat benda memengaruhi gerak benda. Hal itu dapat kamu buktikan dengan cara membandingkan panjang regangan karet gelang pada kegiatan diatas. Karet gelang yang digunakan untuk menarik mobil mainan yang telah diberi beban lebih panjang daripada mobil mainan yang tidak diberi beban. Mobil mainan yang berada pada papan yang telah dilapisi plastik memberi regangan karet gelang lebih pendek daripada mobil mainan yang di atas papan. Itu karena permukaan plastik lebih halus daripada permukaan papan kayu. Karenanya, mobil mainan yang berada pada papan yang dilapisi plastik lebih mudah bergerak.

Kegunaan Gerak Benda
Perhatikanlah roda sepeda yang sedang berputar. Pada saat berjalan, roda sepeda mengalami dua gerakan, yaitu menggelinding dan berputar. Roda dikatakan bergerak menggelinding jika dilihat dari jalan yang dilalui. Namun jika dilihat dari porosnya, maka roda sepeda berputar. Sepeda tentu tidak akan bisa berjalan jika rodanya tidak berputar, bukan? Dengan demikian, gerak roda sangat berguna bagi kita.
Roda telah lama digunakan manusia untuk memudahkan memindahkan benda. Sebelum roda ditemukan, nenek moyang kita mengunakan kayu gelondongan untuk memindahkan benda. Setelah itu dibuatlah roda dari kayu. Kemudian agar ringan tapi tetap kuat, maka roda diberi jeruji. Sekarang roda dibuat dari ban yang diisi angin dan dipasang pada pelek.
Dengan memahami sifat gerakan air, kita dapat mempermudah pekerjaan. Untuk memindahkan air dari tempat yang tinggi, kita tinggal mengalirkannya. Di daerah tertentu, aliran sungai dapat dimanfaatkan untuk transportasi, contohnya perahu dan rakit. Gerak mengalir pada air juga dimanfaatkan oleh perusahaan air minum (PAM).
Arung jeram merupakan olah raga yang menggunakan perahu karet, palampung, dan dayung. Perahu karet digerakan oleh aliran air yang deras. Oleh karena itu, gerak perahu harus diarahkan dengan menggunakan dayung. Hal itu dapat menimbulkan keasyikan tersendiri bagi orang yang ada diatasnya, yang rata-rata menyukai tantangan.
Ada pula olah raga selancar, yang memanfaatkan gerakan gelombang laut. Olah raga ini memerlukan papan khusus untuk berselancar. Orang yang berselancar dapat kamu jumpai kalau kamu berwisata ke pantai.
Gerak air dapat menerjang benda yang ada di depannya. Misalnya ketika kamu menyiram kotoran di lantai air di gayung atau di selang. Kotoran itu akan diterjang oleh air sehingga lantai menjadi bersih kembali. Ketika kamu mandi, mencuci piring, san banyak lagi. Semakin kencang aliran air, semakin mudah memberikan kotoran. Air yang mengalir dapat menggerakkan kincir pada pembangkit listrik tenaga air. Selanjutnya, kincir air digunakan untuk menggerakkan generator. Generator inilah yang menghasilkan energi listrik. Makin kencang putaran generator, listrik yang dihaslkan makin besar. Selanjutnya, energi listrik yang dihasilkan oleh generator disalurkan ke rumah-rumah penduduk yang memerlukan.

Gerak tubuh
Kita dapat bergerak kemanapun kita mau dengan cepat dan menghentikannya. Kita juga dapat melompat, berdiri, dan duduk. Hal itu dapat kita lakukan karena tubuh kita banyak memiliki otot, saraf, dan tulang. Otot menerima pesan dari saraf untuk menggerakkan tulang. Maha Besar Allah yang telah mencipatakan kita dan dunia ini dengan sempurna.